Rabu, 30 Maret 2016

jenis jenis sinyal



JENISJENIS SINYAL
Kamu tentu pernah mendengar atau mengucapkan keluhan tentang sinyal di suatu tempat yang hanya E atau memuji karena mendapatkan sinyal H yang tertangkan oleh smartphonemu. Kamu pastinya paham bahwa sinyal E lebih lemah daripada H kan? Tapi apa arti sebenarnya dari kedua sinyal tersebut?

Hasil gambar untuk sinyal
Sebenarnya ada berbagai macam jenis sinyal selain H (HSDPA) atau E (EDGE). Apa saja itu? Di bawah ini akan kita ulas satu persatu.
GSM (Global System for Mobile Communication)
Ini adalah tingkatan pertama yang dugunakan oleh sebuah ponsel. Teknologi ini bersifat digital  yang memanfaatkan gelombang mikro dan pengiriman sinyal yang dibaggi berdasarkan waktu. Sinyal ini bisa diakses pada frekuensi antara 800-1800 MHz dengan kecepatannya 9,6-14,4 kbps atau jika dibulatkan menjadi 1-1,5 Kbps. Karena sinyal ini memiliki kecepatan sangat rendah, teknologi jenis ini belum mampu digunakan untuk mengakses internet, jadi hanya bisa untuk mengirim pesan teks (SMS) dan telepon saja.
GPRS (Global Package Radio Service)
Ini adalah sebuah kembangan dari teknologi sinyal sebelumnya yaitu GSM. Teknologi yang diperkenalkan di Indonesia tahun 2001 ini juga dikenal juga dengan nama 2,5 G. Memiliki  kecepatan akses sebesar 115-160 kbps / 10-20 Kbps. Teknologi ini sudah bisa digunakan untuk mengirim data seperti gambar (MMS), pengiriman e-mail, WAP, WWW. Pada ponsel pintar, teknoloi jenis ini sudah tidak dipergunakan lagi.
EDGE (Enchanced Data  rates for GSM Revolution)
Sinyal EDGE memiliki lambang E pada smartphone ini merupakan evolusi dari GSM. Dikembangkan dari GSM untuk meningkatkan kecepatan transmisi data, efisiensi spectral, peningkatan kapasitas serta memungkinkan penggunaan aplikasi baru. Teknologi ini juga disebut juga dengan nama 2.75 G dengan kecepatannya mampu mencapai  473 kbps, sekitar 3 kali lebih cepat dari GPRS.
3G (Third Generation Technology)
Disebut juga dengan UMTS (Universal Mobile Telecomunication System) atau WCDMA (Wideband Code-division Multiple Access). Selain untuk ponsel, teknologi ini juga dimanfaatkan pada perangkat modem untuk koneksi internet yang tanpa kabel / portable. 3G sebanding dengan teknologi EVDO (Evolution Data Optimized). Memiliki kecepatan lebih tinggi sedikit dibandingkan dengan EDGE, ini bukan berarti 3G hanya memiliki kualitas yang sama dengan EDGE. 3G mempunyai kualitas yang lebih baik dari EDGE dan sudah mampu digunakan video calling serta streaming video maupun audio. (baca : aplikasi video calling)
HSDPA (High Speed Download Packet Access)
Dikenal juga dengan nama 3.5 G memiliki kecepatan 7.2 sampai 14.4 Mbps. Digunakan juga sebagai teknologi untuk modem. Kemampuan teknologi HSDPA tidak jauh dari 3G yaitu untuk streaming video, video chat dll.perbedaan HSDPA dan 3G adalah HSDPA memiliki gambar yang lebih jernih dibandingkan dengan 3G.
4G (Fourth Generation) LTE (Long Term Evolution)
Teknologi yang baru-baru ini dirilis di Indonesia dan mendapatkan sambutan dari masyarakat. Banyak beragam vendor smartphone yang kini mengembangkan brand mereka dengan teknologi ini. (baca : smartphone 4G 1 jutaan). kecepatan downlinknya mampu mencapai 100 Mbps sementara untuk uplinknya 50 Mbps. Inilah yang menjadi kelebihan teknologi 4G, pengguna bisa mendownload maupun mengupload file berukuran besar atau HD dengan sangat cepat.


Rabu, 23 Maret 2016

teknik optimalisasi google search engine



Tekhnik Optimalisasi Google Search Engine
Seperti yang kita ketahui bersama apabila kita ingin mencari suatu artikel atau apapun di dunia maya ini atau internet pasti kita mencarinya dengan menggunakan "search engine" atau alat pencarian di internet mungkin ada beberapa alat search engine di internet tapi kali ini ade ingin membahas tekhnik untuk pencarian melalui Google Search Engine hanya dengan tekhnik input kata/frase dan klik Search ? Tahukan Anda Google menyediakan berbagai teknik pencarian untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Meskipun Google menyediakan banyak fitur pencarian, saya yakin tidak banyak dari kita yang menggunakannya pada saat melakukan pencarian informasi. Akhirnya kita kena badai tsunami informasi dari Google yang akhirnya membuat kita bingung sendiri. Kita bahas yuk, teknik pencarian yang efektif itu sebaiknya seperti apa sih.
Secara umum, jenis pencarian di Google ada dua: Basic Search dan Advanced Search. Basic Search adalah fitur pencarian yang sudah biasa kita gunakan yaitu ketika mengakses langsung google.com.
                                                                            
Sedangkan Advanced Search menyediakan berbagai pilihan fitur pencarian baik untuk operator dasar, file format yang ingin kita cari, bahasa, region, dsb.

Sebenarnya masih sangat banyak fitur pencarian yang bisa kita gunakan, tapi tidak terdapat di menu pilihan Advanced Search. Dengan kata lain kita harus memasukannya query di form pencarian di Basic Search langsung. Nah permainan query dan operator pencarian ini yang sebenarnya akan kita bahas di artikel ini.
Berikut beberapa tekhnik pengetikan frase pencarian di Google dan manfaat yang dapat Anda peroleh :
FITUR PENCARIAN DASAR
1.     AND: Mencari informasi yang mengandung kedua kata yang dicari. Bisa menggunakan salah satu dari tiga alternatif berikut:
ukiran jepara
ukiran AND jepara
ukiran+jepara
2.     OR: Mencari informasi yang mengandung salah satu dari kedua kata. Bisa menggunakan salah satu dari dua alternatif berikut:
tahu OR tempe
tahu | tempe
3.     FRASE: Mencari informasi yang mengandung frase yang dicari dengan menggunakan tanda “”. Contoh:
“perangkat lunak”
4.     NOT: Hasil pencarian mengandung kata yang di depan, tapi tidak yang dibelakang minus (-). Contoh di bawah akan mencari informasi yang mengandung kata ikan tapi bukan bandeng.
ikan -bandeng
5.     SINONIM (~): Mencari kata beserta sinonim-sinonimnya. Contoh di bawah akan membawa hasil pencarian: kendaraan (car) dan sinonim-sinonimnya.
~car
6.     ASTERIK (*): Karakter pengganti kata. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat bisa: ayam bakar pedas, ayam goreng pedas, ayam masak pedas, dsb
ayam * pedas
7.     TANDA TITIK (.): Karakter pengganti huruf, angka dan karakter tunggal. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat bisa: kopi, koki, kodi, dsb
ko.i
8.     CASE INSENSITIVE: Pencarian di Google menganggap kapital dan bukan kapital sebagai sesuatu yang sama. Jadi, ade syams, Ade Syams, atau aDe sYaMs akan membawa hasil pencarian yang sama
9.     PENGABAIAN KATA: Google mengabaikan keyword berupa karakter tunggal dan kata-kata berikut: a, about, an, and, are, as, at, b, by, from, how, i , in, is, it, of, on, or, that, the, this, to, we, what, when, where, which, with. Apabila kita masih tetap menginginkan pencarian kata tersebut, bisa dengan menggunakan karakter + di depan kata yang dicari (contoh: Star Wars Episode +I), atau bisa juga dengan menganggapnya sebagai frase (contoh: “Star Wars Episode I”)
10.            I’M FEELING LUCKY: Akan membawa kita langsung menuju ke hasil pencarian pertama dari query kita
FITUR PENCARIAN LANJUT
1.     DEFINE: Mencari definisi dari sebuah terminologi. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat adalah berbagai definisi tentang e-learning dari berbagai sumber
define:e-learning
2.     CACHE: Menampilkan situs web yang telah diindeks oleh Google meskipun sudah tidak aktif lagi. Contoh di bawah akan menghasilkan pencarian kata php pada situs adesyams.blogspot.com yang ada di indeks Google.
cache:adesyams.blogspot.com php
3.     LINK: Menampilkan daftar link yang mengarah ke sebuah situs. Contoh di bawah akan menampilkan daftar link yang mengarah ke situs ilmukomputer.com
link:adesyams.blogspot.com
4.     RELATED: Menampilkan daftar situs yang serupa, mirip atau memiliki hubungan dengan suatu situs
related:adesyams.blogspot.com
5.     INFO: Menampilkan informasi yang Google ketahui tentang sebuah situs
info:adesyams.blogspot.com
6.     SITE: Menampilkan pencarian khusus di suatu situs yang ditunjuk
java site:adesyams.blogspot.com
7.     FILETYPE: Menampilkan hasil pencarian berupa suatu jenis (ekstensi) file tertentu. Jenis file yang bisa dicari adalah: doc, xls, rtf, swf, ps, lwp, wri, ppt, pdf, mdb, txt, dsb. Contoh di bawah akan menampilkan hasil pencarian berupa file PDF yang mengandung keyword software engineering
software engineering filetype:pdf
8.     ALLINTITLE: Menampilkan seluruh kata yang dicari dalam TITLE halaman. Contoh di bawah akan menghasilkan halaman yang memiliki title java programming. allintitle ini tidak dapat digabungkan dengan operator (sintaks) lain. Gunakan intitle untuk keperluan itu.
allintitle:java programming
9.     INTITLE: Menampilkan satu kata yang dicari dalam TITLE halaman. Contoh di bawah akan menghasilkan halaman yang memiliki title java dan isi halaman yang mengandung kata enterprise
intitle:java enterprise
10.                        ALLINURL: Menampilkan seluruh kata yang dicari di dalam URL. Contoh di bawah akan menghasilkan daftar URL yang mengandung kata java dan programming. allinurl ini tidak dapat digabungkan dengan operator (sintaks) lain. Gunakan inurl untuk keperluan itu.
allinurl:java programming
11.                        INURL: Menampilkan satu kata yang dicari di dalam URL. Contoh di bawah akan menghasilkan daftar URL yang mengandung kata java dan isi halaman yang mengandung kata enterprise
inurl:java enterprise
Pencarian yang kita lakukan akan semakin efektif apabila kita mencoba menggabungkan beberapa operator baik yang ada di fitur pencarian dasar maupun lanjut. Misalnya, kita ingin mencari file-file PDF yang ada di situs www.pdii.lipi.go.id. Maka kita gabungkan dua operator menjadi:
filetype:pdf site:www.pdii.lipi.go.id


Dewasa ini permainan query pencarian Google banyak digunakan para hacker dan cracker untuk mencari berbagai informasi, file, dan konfigurasi yang memiliki lubang keamanan. Aktifitas ini terkenal dengan sebutan Google Hacking. Kapan-kapan kita bahas tentang yang satu ini, setelah kita mahir bermain-main dengan berbagai operator pencarian Google.

Senin, 29 Februari 2016

Pengertian website dan localhost




Website
Website atau situs web adalah halaman yang ditampilkan di internet yang membuat informasi tertentu. Internet yang dapat menampilkan web nya, sedangkan web adalah yang ditampilkannya berupa sususnan dari halaman –halaman yang menggunakan teknologi web dan saling berkaitan satu sama lain atau sekumpulan halaman yang terdiri dari bebebrapa laman yang berisi informasi dalam bentuk digital, baik itu  teks, animasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga dapat diakses dari seluruh dunia.
Hasil gambar untuk web statis
Pengeritian web statis dan web dinamis       
1.     Web statis adalah website yang mana pengguna tidak bias mengubah konten dari website tersebut secara langsung menggunakan browser. Contoh dari website statis adalah web profil perusahaan
2.     Webdinamis adalah webditr yan g berinteraksi terjadinya antara pengguna server sangat kompleks, seseorang dapat mungubah konten dari halaman tertentu dangan menggunakan browser. Contoh dari web dinamis adalah portal berita jejaring social

Localhost
Localhost adalah nama standar yang diberikan sebagai alamat loopback network interface.
Dengan menjadikan komputer kita sebagai local server, kita dapat bekerja secara offline tanpa harus takut menghadapi masalah biaya, waktu dan kenyamanan. Tidajk berlaku disemua komputer karena ini ada jika melakukan instalisai softwere semacam, xampp, wamp, dll.

Xampp
Xampp adalah sebuah softwere house web server apache yang  didalamnya sudah tersedia database  server mysql dan support php programing. XAMPPmerupaan aplikasi yang menyediakan paket perangkat lunak ke dalam sebuah paket. Dengan menginstal XMAPP, maka tidak perlu lagi melakukan instalisasi dab konfigurasi web  server apache  PHP dan MySQL secara manual. XAMPPakan menginstalisasi  dan meng konfigurasi secara otomatis atau auto konfigurasi